Selasa, 13 Januari 2015

Perawakan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam

Besok menurut @detikcom majalah dari Paris, Perancis Charlie Hebdo, akan mengeluarkan karikatur yang katanya itu adalah Rasulullah, Aneh juga, karikatur nabi ? padahal kan tidak ada satupun dari kita di dunia ini yang masih hidup di zaman sekarang melihat langsung Rasulullah. Ya berarti mereka bukan menggambar karikatur Rasulullah...

Dari sumber yang saya baca perawakan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam dari An-Nawawi Radi Allahu-Anhu menjelaskan bahwa " Beliau tidak terlalu tinggi dan tidak terlalu pendek, tidak terlalu putih kulitnya dan tidak terlalu coklat, serta tidak terlalu keriting dan tidak terlalu lurus rambutnya"

Hemm, baiklah aku akan melanjutkannya dan ingin memberi tahukan kepada dunia melalui tulisan ku ini ,  murni copy-paste buku yang ku punya yang berjudul " Sirah Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam - penulis Al- Hafizh Ibnu Katsir, Pustaka Imam Asy_Syafi'i"

Ketika Nabi wafat, rambut yang memutih (uban) di kepala beliau tidak sampai dua puluh helai.
Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bertubuh bagus dan memiliki bidang bahu yang lebar. Panjang rambut Nabi sampai ke bahu, (sesekali panjang rambutnya hingga ke batas daun teliga). bahkan sekali waktu mencapai pertengan telinga. Beliau memiliki jenggot yang tebal, telapak tangan yang lebar, jari-hari yang besar, serta kepala yang bidang dan persendian yang kuat.

Wajah Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam agak bulat , kedua kelopak matanya berwarna ad'aj (hitam pekat), berbulu mata panjang, kemerahan bagian depan dan bagian belakang (bola) matanya , dan memiliki masrabah, yaitu bulu-bulu halus di bagian dada hingga pusar seperti tongkat. Kalau berjalan , beliau mengangkat kakinya seolah-olah turun dari shabab , yakni berjalan denga gagah. Arti shabab di sini adalah tempat menurun.

Wajah Nabi bercahya bagaikan cahaya bulan di malam purnama, seolah wajah beliau itu benar-benar seperti bulan. Beliau memiliki suara yang bagus, pipi yang agak pipih , mulut yang dhli serta dada dan perut yang rata. Bahu dan lengan beliau berbulu, dada beliau membusung, kedua pundak beliau tinggi , dan dada beliau bidang. Beliau pu memiliki celah mata yang panjang , juga tumit yang berdaging sedikit.

Di antara kedua pundak Rasulullah terdapat khaatamun nubuwwah (tanda kenabian), bentuknya sepeti telur burung hajlah atau seperti telur merpati. Apabila berjalan, seakan-akan bumi ini dilipat untuk beliau. Para Sahabat amat sulit untuk mengikutnya, padahal beliau berjalan santai.

Pada awalnya , Nabi membiarkan rambutnya terurai, tetapi kemudian beliau sering menyisirnya menjadi belah tengah. Beliau juga menyisir rambut dan merapikan jenggotnya. Setiap malam beliau menggunakan celak itsmid pada kedua matanya sebanyak tiga polesan, yaitu ketika hendak tidur.

Pakian yang paling disukai Nabi adalah gamis, khusunya yang berwarna putih, dan kain hibarah, yakni sejenis kain beludru yang berwarna kemerahan. [Lengan tangan} baju beliau memanjang hingga pergelangan tangan. Suatu ketika beliau mengenakan pakian merah, kain, dan selendang. Pada kesempatan lain, beliau mengenakan dua potong pakian berwarna hijau. Beliau mengenakan jubah yang berlengan sempit pada waktu lainnya. Pada lain kesempatan, beliau mengenakan qabaa' (jenis pakian luar) atau memakai sorban hitam dan menjulurkan kedua ujungnya ke atas pundak. Terkadang beliau juga mengenakan sarung hitam, cincin, khuff, dan sandal. Selesai sampai di sini keterang Syaikh ( an- Nawawi)

Anan bin Malik menegaskan : "Aku tidak pernah menyentuh sutera tipis atau sutera tebal yang lebih halus daripada telapak tangan Rasulullah . Aku juga tidak pernah menghirup wewangian yang lebih harum daripada aroama tubuh Rasulullah. Aku menjadi pelayan Rasulullah selama sepuluh tahun, namun beluau sama sekalli tidak pernah berkata kepadaku "Cis: . Beliau juga tidak pernag bertanya tentang apa yang aku lakukan : "mengapa kamu berbuat seperti ini ?" Atau tentang sesuatu yang belum sempa aku lakukan Mmengapa kamu tidak mengerjakannya? " Hadist ini diriwayatkan oleh Muslim

Abdullah bin Salam menceritakan: "Ketika Rasulullah datang ke Madinah , masyarakat di situ pun mengenalinya. Pada saat melihat wajahnya, aku pun mengetahui bahwasanya beliau bukanlah seorang pendusta. Semoga shalawat dan salam selamanya dilimpahkan kepada Nabi hingga hari Kiamat.

berikut tadi perawakan mengenai Rasulullah, tampan kan Rasulullah.... :)


sumber : Sirah Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam , penulis Ibnu Katsir - Pustaka Imam Asy Syafi'i

Minggu, 11 Januari 2015

About Love

Allah membatasi rizki kepada siapa yang Ia kehendaki, dan melapangkan rizki kepada siapa yang Ia kehendaki .. (ar - ra'd)

after i listen the part of that surah
i think that love is..
love is blessing of Allah
love is sustenance from Allah

Orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan, mereka mendapatkan kebahagian dan tempat kembali yang baik (ar-ra'd)

i believe that the true love comes from Allah
Allah will give it to someone who do the kindness
the virtue...
cause of Allah, do it just cause Allah
Lillah

Sesungguhnya segala sesuatu milik Allah (ar -rad)

Love belongs to Allah
Allah grasping love
Love is for Allah

Dan barangsiapa yang disesatkan Allah maka tidak ada seorang pun yang memberi petunjuk (ar -ra'd)

Ya Allah, please... keep me, and guide me ....

Selasa, 25 November 2014

Terjebak Hujan di Lab

Hari kemarin adalah hari kali pertamanya saya manteng di lab lagi, bedanya beda posisi, beda nama lab juga. Yang ini lab telekomunikasi dan saya memposisikan diri saya sebagai tamu hahaha. Awal rencana pengerjaan tugas sebenarnya di kantin, namun karena nebeng sekalian kelompok sarah dan mba euis, akhirnya saya ngikut aja deh, sembari nunggu partner kerja... Kali ini sudah kali keduanya masuk, tapi kalo mangkal (duduk lama2) baru kemarin tadi...
Atmosfer yang saya rasakan, hemm... 'asing' disana juga banyak mahasiswa2 post-graduate juga ternyata, ya di atas tingkat saya tapi

Saya yakin lebih dari 50% bahwa , aslab2 sini mesti sehat2, bayangin aja tiap mau asistensi ma mangkal di lab mereka harus naik ke lantai 4 coba tiap kalinya..... hemm
Pas saya naik aja udah ngos2an... #efek jarang latihan nari lagi#
masuk lab, duduk cari tempet pw, baru mulai bekerja....

eh... pas lagi ngerjain tubes.. tiba2 hujan turunn #alhamdulillah seneng, akhirnya ngerasain juga hujan yang ke dua kalinya di kampus dan kali pertamanya di lab 'baru'
tapi kalo diinget2 masih pw mantengin ujan di lab 'lama' , fisdas.....
hohohoo

Minggu, 23 November 2014

Minggu Tubes

Huah, minggu-minggu ini rasanya, adrenalin saya memacu begitu  hebat biasa biasa aja deng...
Banyak tugas yang harus diselesaikan, tapi sebenernya sekarang lagi stuck hahaha, menulis disini peralihan dari tugas lah..... daripada mandekin FB mulu -.-

Tapi kalo dibanding anak semester 3 dengan saya yg masih awal ini, masih ringan saya sih, jadi kalo saya pikir saya gak perlu untuk mengeluh dan bilang 'aduh susah ih' aduh banyak ih'  nikmatin aja proses ini, proses tempaan menjadi manusia yang bersiswa ,eh mahasiswa , yang lebih baik lagi... dengan beban  amanah sks yang sekarang lagi saya emban ..

Dari beberapa tubes yang saya dapat, ada yang membuat beda. Beda ya seharusnya biasa-biasa aja si, saya harus sekelompok dengan orang Jepang namanya Yuto... orangnya baik dan ramah sih, tapi masalahnya my english conversation is so so... oh maybe bad.... uuuu ~ kendala klasik yang sering saya hadapi.... tapi di sisi lain saya bersyukur si, setidaknya itung2 latihan juga buat nanti kalo saya kuliah lagi di luar negeri (aamiin). Sisanya barengan sama orang Indonesia, ada mbaa euiiss, naufan, adit, ka yoga, dan utomo ya salah banyak dari mereka satu kelompok dengan saya di mata kuliah psd atau broadband... mereka semua baik2 ternyata dan pintar pastinya dongg :)

Jumlah mahasiswa di setiap kelas berbeda-beda, ya ada yang ber 11, ber 9 , bahkan ada yang sampai 70 (klo ga salah ya) di kelas matrap yang diajar dengan dosen Dr. Ridwan, (duh bapaknya jenius banget loh ini) .
Karakter mahasiswa disetiap kelasnya, semua juga berbeda-beda, beda karakter... ada yang rame, aneh, pendiem, dewasa, kanak-kanak, ada yang baru ngomong kalo ditanya , ada yang terlihat cuek dan ternyata perhatian bgt sama kawannya, ada yang suka shopping online , ada yang suka pasrah dalam keadaan, ada yang juga yang suka bolak balik keluar kelas walau ada dosennya ... hahaha

ya begitulah sepercik kisah saya , sudah dulu ...
saya mau lanjut menyelesaikan tugas2 lagi: )

Rabu, 12 November 2014

Saya di UI

Sekolah tempat membentuk seorang banyak individu. Akhir-akhir ini saya merasakan begitu , merasakan para dosen di sana, tidak sekedar memberi tapi mereka pun juga mendidik. Terasa sangat ketika pada jenjang ini. Entah apa saya yang mulai bersemangat menuntut ilmu lagi seperti jaman TK, SD, SMP atau memang karena 'atmosfer' (bukan lapisan gas ya cuman analogi :)  yang dihasilkan dari suatu wadah itu mengangkat rasa eforia ku dalam menuntut ilmu.....

Tapi bukan berarti sewaktu di jenjang sebelumnya , tak ada dosen-dosen terbaik, beberapa termasuk dosen kalkulus 1 2 Alin ,dosen pembimbing lab fisdas (pa mamat) , pembimbing2 TA  dan beberapa dosen  keren yg itu juga yang membuat 'eforia' bangkit, ya walau naik turun.

Tapi benar,, saya rasa 'atmosfer' sangat mempengaruhi eforia yang saya rasakan..
entah atmosfer yang dihasilkan pendidik, teman sekelas, bahkan sampai semua orang yang berada pada lingkungan kampus tersebut.

mungkin benar pepatah 'tuntutlah ilmu sampai ke negeri caiiina' atau banyak orang yang berduyun-duyun lari ke luar negeri untuk menuntut ilmu. Selain dari sisi teknologi , fasilitas yang katanya disana lebih lengkap dan HiTech , 'atmosfer' sekitar juga yang ingin dicari dari mereka....

Tapi jangan salah atmosfer disini juga bagus loh buat kamu ( siapapun yg lagi nyasar ke blog saya hehe), bener deh kalo kamu pilih UI buat lanjut di jenjang S2 Teknik Telekomunikasinya, apalagi kalo kamu suka transmisi, antenna disini satu-satunya di Indonesia yang kampusnya dilengkapi Anechoic Chamber aah... dari dulu pengen masuk ruang sana emang (haha lebay)
klo mau kuliah di jenjang S1 di Indonesia ? of course it telkom dong, secara pertama terbaik (untuk S1 Telekom nya ya ehehehe ^^v  )

btw saya masih belum kesampaian juga tuntut ilmu disana *lirik Jerman*.... (*curcol  )

Rabu, 20 Agustus 2014

cerita saat ini

Sejak saya menginjak umur 17+ , saya sering menemui hal hal yang aneh
terutama pada saat menginjak masa kuliah. Pada masa kuliah, alhamdulillah saya disibukkan dengan hal yang cukup bermanfaat (in syaa Allah) menyenangkan...
Berkumpul dengan mereka..... baik dari sisi tenggara maupun barat laut . Ya walau dari sebrang arah tersebut akhirnya saya harus memilih satu agar tidak mengorbankan nilai mata kuliah yg mulai fluktuatif ....
saya memilih arah barat laut yg lebih bergerak didalam kampus tanpa harus sibuk keluar kampus. Disitu saya berkumpul, cukup senang, mereka semua baik , dan saling menghormati.
Selanjutnya saya berpindah, karena pada waktu awal masuk memang itu target saya, penasaran akan lab oktagonal itu. Di sana saya bertemu dengan mereka. baik juga dan tingkat tenggang rasanya  cukup tinggi . Namun ada hal yang cukup menggelitik, tapi memang benar kenyataannya, kata beberapa praktikan, lab kami berantakan, tapi ternyata mungkin benar salah satu aslab mengatakan pada praktikannya 'maklum aslabnya cowok semua hihihi'  (padahal gue cewe sendiri hiksss) hha.
Waktu disana saya belajar & mengajar mengenai dasar teori antena, bagaimana cara mengukur antena, dan penggunaan software cst  (belum mahir bgt saat itu) dan ansoft secara otodidak buat garap TA saya hhii :). Tapi sayangnya saya wisuda gak bareng mereka, bukan karena saya telat lulus, karena pada aslinya saya dijadwalkan wisuda brg mereka di bulan November akhir, tapi karena saya males, dan masih bingung ( harus kemana) saya jadi enggan wisuda pada saat itu, Aneh banget ya.
Pada saat itu saya sebenarnya sudah berencana lanjut S2 tapi sayang ternyata itu harus dipersiapkan di jauh bulan bulan sebelumnya..... semoga hal bodoh ini tidak berulang lagi
Musim lebaran, mudik ke Bima. Setelah itu mencoba melamar kerja di 2 perusahaan besar. Pada saat itu sebenarnya si ayah ingin saya untuk melanjutkan S2, akhirnya saya lanjut, ikut UI diterima (dengan izin Allah dan kuasa Allah)
Senang dan deg-degan...

hikmah :
sebenarnya banyak hikmah yang terjadi, baik ketika saya diterima di ITT sampai sekarang saya berada, namun saya skip menuju masa2 itu (ketika jadi pengangguran, guru privat fisika matematika, pejuang sana sini, dll).
apa yang buruk bagimu belum tentu itu buruk, seperti ditolaknya saya di perusahaan besar Nokia yang dimana saya ingin bekerja disana, padahal pada saat itu untuk kedua kalinya saya sudah masuk tahapan hrd hihi :) kenapa pingin Nokia, karena gedungnya bagus banget... ahhaha..

tapi ternyata tidak diterimanya di perusahaan lamaran , malah mengantarkan sy untuk mendapat ilmu lagi, "pendaftaran UI akan dibuka...  " ternyata inilah takdir langkahku setelah aku dari ITT , saya harus menuju di tempat ini dahulu..... bukan langsung menuju perusahaan.... seperti awal rencana ingin lanjut S2 dahulu....

doakan saya agar saya bisa menjadi insan yang bermanfaat .....
jangan pernah putus asa, karena Allah selalu menyiapkan apa yang sebenarnya baik untukmu kelak.
tinggal bagaimana kita mencari hal itu ( pengingat diri juga)

Minggu, 27 Juli 2014

Grafik Eksponen Menurun

Dulu sejak jaman kuliah di tahun akhir niat banget S2 S3 di luar negeri... udah di tulis di modul Antena , mt kuliah ter-unyu (gk juga deng)
"Chyntia Oktavia, S.T., M.Sc., Ph.D"

ya usaha yg kurang jg, padahal memang di tahun akhir sudah niat lanjut di sana.... (niat doang tanpa persiapan awal -__-")

kelulusan di akhir Juli , membuat ku galau untuk memilih lanjut atau kerja...

terlalu goyah, dan plin plan... dan malah sejujurnya saya malah balas dendam menikmati masa2 transisi ini..  ya mungkin masa itu setara dengan persamaan y = a^x , 0>a>1 kalo di kita liat dlm bentuk grafik ya menghasilkan grafik fungsi eksponen menurun... itu yang baru saya rasakan gambaran dari masa transisi saya hahaha :) (APA baruuu ~ ?!)
jangan diikuti ya jelek dampaknya
heuheuheu

tapi ternyata, Alhamdulillah
akhirnya saya lanjut juga studi lagi.. papah juga yg dari dulu menyarankan dan kekeuh untuk mendukung saya lanjut kuliah dibanding kerja
Dan akhirnya saya memutuskan untuk melanjutkan S2 di Universitas Indonesia.
kenapa ? yaps dri dulu pengennya UI dah , terus Anechoic Chamber satu2nya di Indonesia ada di UI, trus deket rumah juga.. dan beberapa ada yg nanya knp gak ambil ITB atau bahkan ITT (lagi) ?  'bukan gimana2 panggilan alamku membisikan ku tuk melanjutkan di UI hahaha'

Alhamdulillah, segala puji untuk Allah saya keterima. Lumayan loh tapi masa transisinya lama juga, ya karena pendaftaran MABA sudah lewat dari bulan penetapan saya lulus dari S1 (Juli '13)

:)

sekarang tinggal cari beasiswanya... targetnya BU ama LPDP , doakan ya semoga saya berhasil dan beruntung juga pastinya :)

Bismillah......

bakteri,virus,atau...... ?

mungkin saya hanya bisa tertawa di sini..  hanya dalam dunia maya saja... pemikiran seseorang memang layaknya seperti tupai,  melompat deng...